Artikel

post time 9. March 2010 member admin

PEMBERDAYAAN MASYRAKAT YANG BERKELANJUTAN MELALUI TEKNOLOGI UNIT PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN SKALA KECIL (UPSK) BERBASIS SUMBER ENRGI TERBARUKAN SETEMPAT

LATAR  BELAKANG

Minyak bumi merupakan sumber energi fosil yang memegang peranan sangat penting pada kehidupan manusia saat ini.  Hampir semua masyarakat di dunia bertumpu pada penggunaan hasil olahan minyak bumi, mulai dari industri raksasa hingga ke rumah tangga. Hal ini menyebabkan minyak bumi menjadi barang yang mahal dan langka sering menimbulkan masalah.

Berdasarkan perkiraan, minyak bumi kita hanya bertahan dalam kurun  waktu kurang dari 20 tahun lagi, dan walaupun gas bumi berpeluang besar untuk menggantikan peran minyak bumi dalam waktu dekat dan selama lebih kurang 34 tahun mendatang , potentsi Energi Terbarukan, kesedian sumberdaya alam yang dapat diperoses dengan teknologi energi terbarukan, serta tuntutan otonomi daerah, sangat memberikan peluang pemanfatan energi terbarukan dalam waktu dekat ini ( Kamaruddin Abdullah)

Melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 5 tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, Pemerintah telah menetapkan bauran energi nasional tahun 2025 dengan peran minyak bumi akan dikurangi dari 52% saat ini, hingga kurang dari 20% pada tahun 2025 dan pada tahun ini pula  energi alternative mengambil peran yang lebih penting dengan menyuplai 17% terhadap bauran energi nasional.

Pembangunan Nasional merupakan pencerminan kehendak untuk terus- menerus meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia secara adil dan merata, serta mengembangkan kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan negara yang maju dan demokratis berdasarkan Pancasila. Pembangunan Nasional  diarahkan untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan lahir batin , termasuk terpenuhinya rasa aman, rasa tenteram, dan rasa keadilan.(Kartasasmita, 1996)

Pembangunan pertanian identik dengan pembangunan wilayah pedesaan, terkait pula dengan OTDA. UU No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah (OTDA) telah mensyaratkan adanya peran serta masyarakat dalam proses pembangunan daerah, peranserta masyarakat dapat terwujud dalam bentuk sebuah interaksi yang positif dan kreatif antara kelompok-kelompok masyarakat untuk bekerjasama.

Pembangunan berkelanjutan adalah proses pembangunan yang berprinsip “memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan” (Brundtland-Report-PBB,1987). Pembangunan berkelanjutan adalah terjemahan dari Bahasa Inggris, sustainable development. Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana memperbaiki kehancuran lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial, atau dengan kata lain bagaimana tiga tiang utama yang terdiri dari ekonomi, sosial dan lingkungan dapat saling bergantung dan memperkuat weiter…

Category Uncategorized | 5,824 Kommentare »

profil

post time 9. February 2010 member admin

Category kebudayaan | 5,457 Kommentare »
   

Ardi Winata's Blog is powered by WordPress
Theme is Coded&Designed by Wordpress Themes at ricdes